Tampilkan postingan dengan label keluhan bprks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluhan bprks. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Juli 2010

Akses+ BPRKS, Tolong Kembalikan Uang Saya !

Bagi pengusaha kecil atau UMKM, uang puluhan ribu apalagi ratusan tentu sangat berharga bagi saya. Apalagi UMKM seperti saya yang berusaha dalam bidang pembayaran online (PPOB). Keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar sedang modal atau deposit yang dibutuhkan sangat besar.


Jika kita tidak mau menyetor uang ke Bank tiap hari dibutuhkan modal yang tidak sedikit dengan perbandingan keuntungan dan modal bisa sampai 1 : 200 artinya untuk mendapatkan untung kotor Rp 100.000 diperlukan modal /deposit Rp 20.000.000. Itu yang terjadi pada saya dan juga para pengusaha PPOB lainnya. Makanya dengan kondisi ini umumnya PPOB tidak berdiri sendiri karena tidak akan kuat dan menguntungkan untuk dijadikan usaha pokok. Biasanya PPOB hanya menumpang pada usaha induk pemiliknya.


Bagi mereka yang tidak teliti kadang banyak sekali kondisi-kondisi yang merugikan UMKM yang bergerak dalam PPOB ini. Salah satunya adalah saya. Awalnya saya bertransaksi tanpa memperdulikan arus kas dari sisi pengurangan-pengurangan dalam rekening deposit sudah mempercayakan pada vendor layanan, dalam hal ini Akses+ BPRKS. Namun karena diberi warning oleh seorang teman dan pernah juga mengalami kejadian pengurangan saldo yang tidak jelas, maka kemudian saya menjadi lebih teliti dalam menelusuri mutasi uang / mutasi transaksi.


Nah dalam bulan April 2010, saya menemukan kejanggalan transaksi di rekening No. 157400084X pada deposit saya, berupa pengurangan deposit yang berkali-kali dengan kode transaki pembelian PLN Prabayar dan transaksi transfer Bank.


Waktu itu ada pelanggan PLN Prabayar No. 14020211497 yang akan membeli 2 pulsa PLN @ Rp 50.000 karena jaringan AKSES BPRKS dan PLN padat (8.000 lebih Mitra mengakses bersamaan, sehingga banyak keluhan mitra yang lain termasuk saya bahwa transaksi lambat dan lama akhirnya timeout dan gagal) sehingga 6 kali transaksi gagal 4 kali dan berhasil 2 kali namun deposit terpotong 4 kali padahal seharusnya hanya 2 kali, sehingga dalam hal ini saya dirugikan Rp 100.000,-. Kemudian saya melakukan transaksi transfer ke rek BPRKS lain Rp 300.000 disitu tertera gagal, namun dana terdebet sebesar Rp 300.000 (bukti lihat file transaksi di http://docs.google.com/View?id=dd8ghxtb_0c2pscdc2 ).


Berkaitan dengan hal tersebut saya meminta agar BPRKS mengembalikan dana saya sebesar nilai transaksi yang gagal namun terdebet pada rekening /deposit (Rp 100.000 + Rp 300.000) Jumlah ini bagi BPRKS sangat kecil namun bagi saya adalah sangat besar.


Kemudian menghimbau para mitra BPRKS agar senantiasa selalu mengecek kesesuaian transaksi gagal di history transaksi dan mutasi transaksi, karena seringkali transaksi gagal tapi saldo berkurang dan tidak dikoreksi dalam jangka waktu yang lama jika kita melakukan komplen ke Akses+ BPRKS. Dan kadang walaupun sudah komplain namun tidak pernah ditanggapi, seperti yang terjadi pada saya.


Demikian keluhan masyarakat kecil yang lemah ini disampaikan agar menjadi perhatian pihak-pihak yang peduli dan berwenang. Atas kepedulian okezone.com untuk memuat email ini diucapkan terima kasih.

Ahmad Sutardi
Ruko Nirwana AM 7 Bogor
HP : 083896431495

sumber : http://myzone.okezone.com/index.php/content/read/2010/05/14/8/2069/akses-bprks-tolong-kembalikan-uang-saya-

Kamis, 06 Mei 2010

Transaksi Online BPR KS Hanya Lancar di Bawah Jam Sembilan

Jakarta - Sejak pertama kali menjadi mitra BPR KS untuk membuka loket pembayaran online sebagaimana yang banyak diiklankan via internet atau sales. Ternyata tidak sesuai dengan apa yang diceritakan. Dalam perjalanannya cukup merepotkan para mitra. Di antaranya beberapa kejadian yang saya alami sebagai berikut:

1. Untuk transaksi menggunakan Internet Banking BPR KS bila tanggal pembayaran ternyata cukup lama dan sering time out. Pernah untuk membayar 1 tagihan PLN memakan waktu 15 menit lebih dan 5 kali gagal. Ini sering terjadi hingga saat ini. Sehingga, BPR KS sebenarnya tidak layak menyediakan layanan pembayaran secara online dengan kapasitas internet banking yang ada sekarang ini. Transaksi hanya lancar jika di bawah jam 9 dan di atas jam 1. Padahal pelanggan melakukan transaksi umumnya jam 9 sampai dengan 12.00. Sehingga, banyak pelanggan yang kecewa karena lamanya transaksi.

2. Untuk EDC dan juga fasilitas ATM bersama yang menurut marketingnya bisa digunakan ternyata sama sekali tidak bisa digunakan. Kecuali untuk cek saldo saja. Jadi, fasilitas transfer antar ATM bersama juga tidak bisa dilakukan. Sudah hampir 1 bulan seperti itu sejak saya menjadi mitra. Kalau komplain katanya jaringan ATM bersamanya bermasalah. Jadi, sama sekali tidak bisa dipakai dari awal sampai sekarang.

3. Karena sistem pembayaran melalui bank sehingga untuk bertransaksi harus menggunakan deposit baru bisa transaksi. Namun, dana yang kita kirimkan harus dikirim ke Rekening BPR KS dulu di Mandiri atau BCA baru dikreditkan ke rekening kita di BPR KS. Sebagai pengusaha kecil dengan modal terbatas tentu uang diputar antara pelanggan dan setor ke bank sehingga sering deposit. Namun, efektif deposit memakan waktu lama (dari yang dijanjikan dulu sekitar 1 jam) tidak pernah 1 jam. Sering kali malah lebih dari 1 jam. Itu pun harus berkali-kali konfirmasi baru masuk rekening.

4. Sistem kerja samanya menggunakan jangka panjang selama 4 tahun sehingga mitra terjebak dalam arti sudah terikat kontrak. Sedang layanan tidak memadai. Jika tidak ada transaksi (bukan karena tidak ada pelanggan) tapi transaksi yang lama per pelanggan sehingga pelanggan lari, maka kita kena pinalti Rp 200,000.

Terima kasih. Salam.

Sutardi
Jl Raya Cikaret No 7 Bogor
sutardibgr@gmail.com
08129950652