Jakarta - Kejadian 1: tanggal 25 September 2010. Transaksi pembelian pulsa untuk nomer IM3 0856xxxxxxx3. Transaksi dinyatakan berhasil dan terjadi pendebitan atas saldo rekening saya namun hingga saat ini pulsa tersebut belum masuk ke dalam nomor tersebut.
Kejadian 2: pada tanggal 27/09/2010. Saya melakukan transaksi voucher listrik untuk id pel 0x1 xxx xx xx8. Transaksi pertama gagal dan tidak mengurangi saldo rekening saya. Karena pelanggan voucher listrik tersebut memang benar-benar memerlukan voucher tersebut pada saat itu saya melakukan transaksi ulang agar dia listrik di rumahnya tidak padam. Lagipula kalau pun terjadi pendebitan di kemudian hari nomor token bisa digunakan di lain hari oleh pelanggan saya.
Pada saat transaksi diulang kembali transaksi dinyatakan berhasil dan keluar no token x9xx x8xx xx8x xxx8 xxx7 yang akan digunakan untuk menambah KWH pada meter pelanggan tersebut. Pada 3 (tiga) hari berikutnya ketika saya memeriksa mutasi rekening saya melihat terdapat pendebitan (pengurangan rekening).
Saya mencoba menghubungi pihak BPR KS di nomor telepon 022 8525xxx0 namun terdapat pesan, "nomor yang anda hubungi belum terpasang". Sampai 4 (empat) hari saya tidak bisa menghubungi nomor tersebut.
Hingga pada hari itu pihak dari bank yaitu Ibu Elsa menghubungi saya menyatakan bahwa transaksi pertama pada tanggal 27/09/2010 dengan nomor 0x1 xxx xx xx8 dinyatakan berhasil. Beliau memberitahukan nomor token x9xx x8xx xx8x xxx8 xxx7 (no token percis sama dengan transaksi kedua yang telah berhasil. Seharusnya tidak boleh nomor yang sama untuk setiap transaksi).
1. Bagaimana mungkin dua kali transaksi voucher listrik mengeluarkan dua nomer token yang sama? Bukankah nomor token hanya bisa dipakai satu kali. Sudah dalam waktu lebih dari 1
(satu) seminggu masalah ini belum juga diselesaikan, dan dari pihak yang menghubungi saya tersebut tidak memberitahukan siapa contact person yang bertanggung jawab mengenai masalah ini.
2. Saya juga telah memberitahukan bahwa nomor telepon 022 - 8525xxx0 susah dihubungi dengan pesan "nomor yang anda hubungi belum terpasang". Namun, dari pihak yang bersangkutan hanya mengatakan, "saluran telepon sedang sibuk".
Bukankah kalau kalau saluran telepon sedang sibuk akan mengeluarkan nada sibuk? Selain kepada Ibu Elsa saya juga pernah bicara dengan Ibu Natali mengenai masalah ini melalui telepon ketika beliau menghubungi handphone saya untuk menginformasikan terjadi pendebitan rekening pada 1 (satu) hari setelah terjadi gagal transaksi. Di samping itu saya juga pernah memberitahukan secara langsung kepada Customer Services yang berada di Leuwi Panjang Bandung ketika saya sedang berada di Kantor BPR KS. Namun, tanggapannya hanya "akan kami periksa".
Kejadian 3: pada tanggal 10/10/2010 saya melakukan transaksi voucher listrik untuk id pelanggan 1xx xx9 4xxxx. Transaksi kembali mengalami kegagalan namun saldo rekening saya mengalami pendebitan sebesar nilai nominal yang hendak ditransaksikan.
Menurut petunjuk dari mereka apabila terjadi hal seperti itu disarankan untuk melakukan reprint resi. Namun, yang terjadi adalah keluar pesan 'INVALID RESPONSE'. Sampai saya mencoba tiga kali melakukan reprint resi tetap keluar pesan yang sama.
Saya mencoba menghubungi via telepon 022 85x5xxxx ternyata keluar pesan yang sama. "Nomor yang anda hubungi belum terpasang". Bisa bayangkan dalam waktu sekian hari belum ada perubahan mengenai saluran telepon yang tidak bisa dihubungi. Selain pesawat nomor telepon tersebut saya juga menghubungi nomor lain dari BPR KS yaitu 0818xxxxxxx0. Namun, sama juga tidak dapat dihubungi.
Saya berharap pihak dari BPR KS khususnya bagian Akses memperhatikan permasalahan ini. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya selama ini.
Rudi Pangaribuan
CV Saut Uli
Terusan Ciliwung No 11 Bandung
rud79x_awat@yahoo.com
08156254932
Tampilkan postingan dengan label mitra akses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mitra akses. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Oktober 2010
Senin, 04 Oktober 2010
BPR KS Mengambil Uang Mitra dengan Cara Koreksi Sepihak
BPR KS Mengambil Uang Mitra dengan Cara Koreksi Sepihak
Soesanto - suaraPembaca
Jakarta - Keluhan ini kami tulis karena sudah mentok mengajukan komplain kepada BBR KS secara prosedural dan tidak pernah ditanggapi secara serius. Akses BPR KS hampir setiap bulan melakukan koreksi transaksi yang nyata-nyata gagal dan tidak pernah kami lakukan.
Koreksi yang dilakukan pun dengan cara sepihak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya maupun sesudahnya. Bukti semena-menanya Akses BPR KS kepada mitra adalah ketika transaksi gagal maka keesokan harinya akan muncul koreksi dengan cara mendebet uang mitra tanpa sepengetahauan dan tanpa pemberitahuan. Ketika ditanya pun --kami pernah menanyakan, namun jawabnya lambat sekali. Bahkan, sampai sekarang belum dijawab tuntas.
Bukti semena-mena yang kedua adalah dengan memberi diskon 50% atas transaksi yang gagal. Namun, oleh BPR KS dilakukan koreksi dengan harapan mitra mau menjual ulang token PLN Pra Bayar. Namun, belakangan tidak memberi diskon kembali sedang pendebetan atas transaksi gagal masih terus dilakukan.
Menurut saya gagal di sini adalah setelah time out melakukan transaksi PLN Pra Bayar hasil reprint resi tidak bisa dilakukan. Ini sesuai dengan pengumuman di website-nya http://www.aksesplus.co.id/index.php?page=beritaDetail&id=102. Namun, ternyata walaupun setelah transaksi tidak bisa reprint resi sering kali saldo masih tetap terdebet di kemudian hari tanpa adanya pemberian nomor token. Sehingga, mitra hanya membayar sesuatu yang tidak diperolehnya kecuali jika melakukan pengaduan. Itu pun juga memakan waktu yang lama.
Kejadian ini ternyata menimpa hampir seluruh rekan-rekan sesame mitra Akses+ BPR KS. Oleh karenanya melalui forum terbuka ini dan dilandasi itikat baik (setelah komplain tidak pernah direspon dengan cepat), kami meminta agar diberi kepastian gagal atau suksesnya transaksi. Jangan ada lagi koreksi yang tidak jelas dan tidak bisa dirunut.
Demikian pengaduan dan keluh kesah kami.
Soesanto
HP 085787764523
Sumber : http://suarapembaca.detik.com/read/2010/09/30/094430/1451972/283/bpr-ks-mengambil-uang-mitra-dengan-cara-koreksi-sepihak
Soesanto - suaraPembaca
Jakarta - Keluhan ini kami tulis karena sudah mentok mengajukan komplain kepada BBR KS secara prosedural dan tidak pernah ditanggapi secara serius. Akses BPR KS hampir setiap bulan melakukan koreksi transaksi yang nyata-nyata gagal dan tidak pernah kami lakukan.
Koreksi yang dilakukan pun dengan cara sepihak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya maupun sesudahnya. Bukti semena-menanya Akses BPR KS kepada mitra adalah ketika transaksi gagal maka keesokan harinya akan muncul koreksi dengan cara mendebet uang mitra tanpa sepengetahauan dan tanpa pemberitahuan. Ketika ditanya pun --kami pernah menanyakan, namun jawabnya lambat sekali. Bahkan, sampai sekarang belum dijawab tuntas.
Bukti semena-mena yang kedua adalah dengan memberi diskon 50% atas transaksi yang gagal. Namun, oleh BPR KS dilakukan koreksi dengan harapan mitra mau menjual ulang token PLN Pra Bayar. Namun, belakangan tidak memberi diskon kembali sedang pendebetan atas transaksi gagal masih terus dilakukan.
Menurut saya gagal di sini adalah setelah time out melakukan transaksi PLN Pra Bayar hasil reprint resi tidak bisa dilakukan. Ini sesuai dengan pengumuman di website-nya http://www.aksesplus.co.id/index.php?page=beritaDetail&id=102. Namun, ternyata walaupun setelah transaksi tidak bisa reprint resi sering kali saldo masih tetap terdebet di kemudian hari tanpa adanya pemberian nomor token. Sehingga, mitra hanya membayar sesuatu yang tidak diperolehnya kecuali jika melakukan pengaduan. Itu pun juga memakan waktu yang lama.
Kejadian ini ternyata menimpa hampir seluruh rekan-rekan sesame mitra Akses+ BPR KS. Oleh karenanya melalui forum terbuka ini dan dilandasi itikat baik (setelah komplain tidak pernah direspon dengan cepat), kami meminta agar diberi kepastian gagal atau suksesnya transaksi. Jangan ada lagi koreksi yang tidak jelas dan tidak bisa dirunut.
Demikian pengaduan dan keluh kesah kami.
Soesanto
HP 085787764523
Sumber : http://suarapembaca.detik.com/read/2010/09/30/094430/1451972/283/bpr-ks-mengambil-uang-mitra-dengan-cara-koreksi-sepihak
Label:
akses bandung,
akses bprks,
akses+,
koreksi akses,
layanan akses,
mitra akses
Selasa, 25 Mei 2010
TEROBOSAN BARU AKSES CASH BACK BUAT BUKA PELUANG NYEDOT UANG MITRA TANPA AMPUN
Inilah program terbaru Akses +
Promo Cash Back
Jumat, 21 Mei 2010, 18:39:51
Program Promo Terbaru Akses+, " Kejutan CASH BACK".
Tingkatkan Transaksi Mitra Usaha dan dapatkan Fee 1,5 jt perbulan.
Promo ini berlaku bagi Mitra EDC dan Mitra IB Akses+
Berikut adalah Syarat dan ketentuan Program:
Mitra Jawa Barat :
1. Berlaku hanya untuk jenis transaksi pulsa prabayar.
2. Periode Program 1 Juni s.d 31 Agustus 2010.
3. Pemberian Bonus : Tanggal 10 bulan berikutnya.
4. Minimal jumlah transaksi pada bulan berjalan sama dengan bulan sebelumnya.
5. Syarat dan ketentuan lain berlaku
Mitra Luar Jawa Barat :
1. Berlaku untuk jenis transaksi PLN pascabayar dan prabayar, TELKOM (telepon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision), Pulsa pascabayar dan prabayar.
2. Periode Program 1 juni s.d 31 Agustus 2010.
3. Pemberian Bonus : Tanggal 10 bulan berikutnya.
4. Minimal jumlah transaksi pada bulan berjalan dengan bulan sebelumnya.
5. Tidak berlaku bagi mitra konversi.
6. Syarat dan Ketentuan lain berlaku.

Berikut Perhitungan Simulasi Cash Back:
Contoh 1.
Mitra EDC
Transaksi PLN : 200
Transaksi Telkom : 50
Transaksi Pulsa : 20
Total Transaksi Mitra A : 270
Tidak mendapatkan bonus
Contoh 2.
Mitra EDC dan IB
Transaksi PLN : 1200
Transaksi Telkom : 50
Transaksi Pulsa : 20
Total Transaksi Mitra A : 1270
Mendapat Bonus Rp 843.750,-
Contoh 3.
Mitra IB
Transaksi PLN : 180
Transaksi Telkom : 20
Transaksi Pulsa : 10
Total Transaksi : 210
Mendapat Bonus Rp 60.000,-
Melihat media transaksi apapun dari BPRKS belum stabil baik edc maupun ib bprks tampaknya dari program ini akan banyak korban yakni mitra terdebet uangnya padahal transaksi gagal, keuntungan dan biaya komplen pasti tidak seimbang mengingat semua permasalahan dihandel kantor pusat bandung.
Promo Cash Back
Jumat, 21 Mei 2010, 18:39:51
Program Promo Terbaru Akses+, " Kejutan CASH BACK".
Tingkatkan Transaksi Mitra Usaha dan dapatkan Fee 1,5 jt perbulan.
Promo ini berlaku bagi Mitra EDC dan Mitra IB Akses+
Berikut adalah Syarat dan ketentuan Program:
Mitra Jawa Barat :
1. Berlaku hanya untuk jenis transaksi pulsa prabayar.
2. Periode Program 1 Juni s.d 31 Agustus 2010.
3. Pemberian Bonus : Tanggal 10 bulan berikutnya.
4. Minimal jumlah transaksi pada bulan berjalan sama dengan bulan sebelumnya.
5. Syarat dan ketentuan lain berlaku
Mitra Luar Jawa Barat :
1. Berlaku untuk jenis transaksi PLN pascabayar dan prabayar, TELKOM (telepon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision), Pulsa pascabayar dan prabayar.
2. Periode Program 1 juni s.d 31 Agustus 2010.
3. Pemberian Bonus : Tanggal 10 bulan berikutnya.
4. Minimal jumlah transaksi pada bulan berjalan dengan bulan sebelumnya.
5. Tidak berlaku bagi mitra konversi.
6. Syarat dan Ketentuan lain berlaku.

Berikut Perhitungan Simulasi Cash Back:
Contoh 1.
Mitra EDC
Transaksi PLN : 200
Transaksi Telkom : 50
Transaksi Pulsa : 20
Total Transaksi Mitra A : 270
Tidak mendapatkan bonus
Contoh 2.
Mitra EDC dan IB
Transaksi PLN : 1200
Transaksi Telkom : 50
Transaksi Pulsa : 20
Total Transaksi Mitra A : 1270
Mendapat Bonus Rp 843.750,-
Contoh 3.
Mitra IB
Transaksi PLN : 180
Transaksi Telkom : 20
Transaksi Pulsa : 10
Total Transaksi : 210
Mendapat Bonus Rp 60.000,-
Melihat media transaksi apapun dari BPRKS belum stabil baik edc maupun ib bprks tampaknya dari program ini akan banyak korban yakni mitra terdebet uangnya padahal transaksi gagal, keuntungan dan biaya komplen pasti tidak seimbang mengingat semua permasalahan dihandel kantor pusat bandung.
Selasa, 11 Mei 2010
BPRKS Terlalu Banyak Mitra Namun Support dan Jaringan Lambat
Mungkin salah satu bentuk penawaran Akses+ BPRKS adalah dengan memberikan penjelasan bahwa mitra Akses + sudah berjumlah ribuan (hampir 10.000) ini untuk menarik mereka yang akan bergabung atau sebagai dalih jika respon terhadap segala komplain lambat.
Sehingga calon mitra merasa yakin, namun sesungguhnya hal itu malah menjadi bumerang. kenapa ? dengan mitra semakin banyak tentunya jalur transaksi makin sempit dan lambat karena banyak yang menggunakan. Memang belum ada perbandingan ideal berapa lebar jalur koneksi yang bisa dipakai untuk transaksi per 1000 mitra misalnya. Namun yang jelas banyak mitra yang merasa jika akses bprks baik melalui mesin edc atai internet banking bprks sangat lambat jika jam-jam sibuk orang melakukan pembayaran.
Ini terjadi karena perbandingan jalur maupun perbanding bandtwidh jaringan yang dipakai tidak seimbang. Kondisi ini mengakibatkan :
- transaksi sering time out
- transaksi sering gagal
- transaksi sering krodit (gagal namun saldo terpotong)
- transaksi sering respon too late.
Ujung-ujungnya mitra yang dirugikan. Anda punya pengalaman dengan hal ini. Silakan kirim melalui komentar.
Sehingga calon mitra merasa yakin, namun sesungguhnya hal itu malah menjadi bumerang. kenapa ? dengan mitra semakin banyak tentunya jalur transaksi makin sempit dan lambat karena banyak yang menggunakan. Memang belum ada perbandingan ideal berapa lebar jalur koneksi yang bisa dipakai untuk transaksi per 1000 mitra misalnya. Namun yang jelas banyak mitra yang merasa jika akses bprks baik melalui mesin edc atai internet banking bprks sangat lambat jika jam-jam sibuk orang melakukan pembayaran.
Ini terjadi karena perbandingan jalur maupun perbanding bandtwidh jaringan yang dipakai tidak seimbang. Kondisi ini mengakibatkan :
- transaksi sering time out
- transaksi sering gagal
- transaksi sering krodit (gagal namun saldo terpotong)
- transaksi sering respon too late.
Ujung-ujungnya mitra yang dirugikan. Anda punya pengalaman dengan hal ini. Silakan kirim melalui komentar.
Label:
akses bprks,
akses plus,
jalur koneksi bprks,
mitra akses
Langganan:
Postingan (Atom)