Minggu, 31 Oktober 2010

Tips Akses BPRKS yang janggal

Inilah tips yang lucu.

Tips bila terjadi time out pada pembelian pulsa
# memang sering banget time out, jadi apa layak jualan pulsa dengan BPRKS, jika time out dan gagal butuh waktu 15 menit untuk mejelaskan ke pelanggan dan pelanggan belum tentu terima.

1. Cek saldo Anda
# nambahin waktu saja, kenapa, tidak dibikin sistem, setelah time out muncul saldo dan pembetritahuan otomatis, saldo anda tetap atau saldo anda berkurang.

2. Apabila terdebet tapi pulsa tidak masuk, jangan melakukan transaksi ulang (1 x 24 jam).
#kenapa tidak dari sistem saja, kalau pernah transaksi dan terdebet ya sistem mecegat supaya kalau ada transaksi di tolak.

3. Buat kuitansi sementara dan catat contact person pelanggan pulsa.
# hah untung cuma 750, belum tentu harus pake bikin kuitansi lagi. bprks saja tidak bisa reprint struk, buatin aja dari sistem kuitansi darurat

4. Mitra Usaha wajib menerima uang dari pelanggan.
# ya kalau pelanggan mau bayar, kalau tidak, apa dasar hukumnya.
5. Bila ternyata pulsanya tidak masuk setelah 1x24 jam, maka AKSES+ akan melakukan koreksi kredit dan Mitra Usaha dapat mentransaksikan kembali.
# aneh juga kalau udah begini mana ada pelanggan yang mau balik transaksi dengan kita

Tips bila terjadi Time out pembelian Pulsa PLN Prepaid

1. Lakukan reprint resi, di hari yang sama (WAJIB)
#udah berkali2 tapi invalid respon 390 terus,

2. Apabila nomor token tidak tersedia atau resi tidak keluar berarti transaski gagal.

#nah beri kepastian seperti ini
3. Namun apabila nomor token tersedia berarti transaksi sukses.
# semua orang juga tahu, tersedianya kapan masalahnya, kadang 2 hari baru tersedia he he

Keterangan

* Reprint resi hanya dapat dilakukan untuk transaksi yang terakhir.
# wah ini nyusahin,
* Kesalahan tidak melakukan reprint resi berarti menjadi resiko mitra.
# mitra udah lama berisiko gak usah ditulis juga ngerti

Jumat, 22 Oktober 2010

AKSES BPR KS Kurang Tanggap Mengatasi Masalah Nasabah

Jakarta - Kejadian 1: tanggal 25 September 2010. Transaksi pembelian pulsa untuk nomer IM3 0856xxxxxxx3. Transaksi dinyatakan berhasil dan terjadi pendebitan atas saldo rekening saya namun hingga saat ini pulsa tersebut belum masuk ke dalam nomor tersebut.

Kejadian 2: pada tanggal 27/09/2010. Saya melakukan transaksi voucher listrik untuk id pel 0x1 xxx xx xx8. Transaksi pertama gagal dan tidak mengurangi saldo rekening saya. Karena pelanggan voucher listrik tersebut memang benar-benar memerlukan voucher tersebut pada saat itu saya melakukan transaksi ulang agar dia listrik di rumahnya tidak padam. Lagipula kalau pun terjadi pendebitan di kemudian hari nomor token bisa digunakan di lain hari oleh pelanggan saya.

Pada saat transaksi diulang kembali transaksi dinyatakan berhasil dan keluar no token x9xx x8xx xx8x xxx8 xxx7 yang akan digunakan untuk menambah KWH pada meter pelanggan tersebut. Pada 3 (tiga) hari berikutnya ketika saya memeriksa mutasi rekening saya melihat terdapat pendebitan (pengurangan rekening).

Saya mencoba menghubungi pihak BPR KS di nomor telepon 022 8525xxx0 namun terdapat pesan, "nomor yang anda hubungi belum terpasang". Sampai 4 (empat) hari saya tidak bisa menghubungi nomor tersebut.

Hingga pada hari itu pihak dari bank yaitu Ibu Elsa menghubungi saya menyatakan bahwa transaksi pertama pada tanggal 27/09/2010 dengan nomor 0x1 xxx xx xx8 dinyatakan berhasil. Beliau memberitahukan nomor token x9xx x8xx xx8x xxx8 xxx7 (no token percis sama dengan transaksi kedua yang telah berhasil. Seharusnya tidak boleh nomor yang sama untuk setiap transaksi).

1. Bagaimana mungkin dua kali transaksi voucher listrik mengeluarkan dua nomer token yang sama? Bukankah nomor token hanya bisa dipakai satu kali. Sudah dalam waktu lebih dari 1
(satu) seminggu masalah ini belum juga diselesaikan, dan dari pihak yang menghubungi saya tersebut tidak memberitahukan siapa contact person yang bertanggung jawab mengenai masalah ini.

2. Saya juga telah memberitahukan bahwa nomor telepon 022 - 8525xxx0 susah dihubungi dengan pesan "nomor yang anda hubungi belum terpasang". Namun, dari pihak yang bersangkutan hanya mengatakan, "saluran telepon sedang sibuk".

Bukankah kalau kalau saluran telepon sedang sibuk akan mengeluarkan nada sibuk? Selain kepada Ibu Elsa saya juga pernah bicara dengan Ibu Natali mengenai masalah ini melalui telepon ketika beliau menghubungi handphone saya untuk menginformasikan terjadi pendebitan rekening pada 1 (satu) hari setelah terjadi gagal transaksi. Di samping itu saya juga pernah memberitahukan secara langsung kepada Customer Services yang berada di Leuwi Panjang Bandung ketika saya sedang berada di Kantor BPR KS. Namun, tanggapannya hanya "akan kami periksa".

Kejadian 3: pada tanggal 10/10/2010 saya melakukan transaksi voucher listrik untuk id pelanggan 1xx xx9 4xxxx. Transaksi kembali mengalami kegagalan namun saldo rekening saya mengalami pendebitan sebesar nilai nominal yang hendak ditransaksikan.

Menurut petunjuk dari mereka apabila terjadi hal seperti itu disarankan untuk melakukan reprint resi. Namun, yang terjadi adalah keluar pesan 'INVALID RESPONSE'. Sampai saya mencoba tiga kali melakukan reprint resi tetap keluar pesan yang sama.

Saya mencoba menghubungi via telepon 022 85x5xxxx ternyata keluar pesan yang sama. "Nomor yang anda hubungi belum terpasang". Bisa bayangkan dalam waktu sekian hari belum ada perubahan mengenai saluran telepon yang tidak bisa dihubungi. Selain pesawat nomor telepon tersebut saya juga menghubungi nomor lain dari BPR KS yaitu 0818xxxxxxx0. Namun, sama juga tidak dapat dihubungi.

Saya berharap pihak dari BPR KS khususnya bagian Akses memperhatikan permasalahan ini. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya selama ini.

Rudi Pangaribuan
CV Saut Uli
Terusan Ciliwung No 11 Bandung
rud79x_awat@yahoo.com
08156254932

Jumat, 08 Oktober 2010

Bahaya "Server tidak bisa menerima request " di AKSES BPRKS

Anda sebagai mitra akses pernahkan melihat tulisan "Server tidak bisa menerima request" saat mau login, saat transaksi atau saat mau membuka website internet banking BPRKS.

Jika itu terjadi sesungguhnya ada beberapa kemungkinan yaitu :
1. Internet banking (baca server Akses) sedang error sehingga tidak bisa menerima request.
2. Internet banking sedang maintenance.

Seberapa sering dan apa resiko dan yang harus dilakukan oleh mitra ketika menghadapi kondisi seperti ini. Mohon sharingnya dengan menuliskan di form komentar.

Senin, 04 Oktober 2010

BPR KS Mengambil Uang Mitra dengan Cara Koreksi Sepihak

BPR KS Mengambil Uang Mitra dengan Cara Koreksi Sepihak
Soesanto - suaraPembaca

Jakarta - Keluhan ini kami tulis karena sudah mentok mengajukan komplain kepada BBR KS secara prosedural dan tidak pernah ditanggapi secara serius. Akses BPR KS hampir setiap bulan melakukan koreksi transaksi yang nyata-nyata gagal dan tidak pernah kami lakukan.

Koreksi yang dilakukan pun dengan cara sepihak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya maupun sesudahnya. Bukti semena-menanya Akses BPR KS kepada mitra adalah ketika transaksi gagal maka keesokan harinya akan muncul koreksi dengan cara mendebet uang mitra tanpa sepengetahauan dan tanpa pemberitahuan. Ketika ditanya pun --kami pernah menanyakan, namun jawabnya lambat sekali. Bahkan, sampai sekarang belum dijawab tuntas.

Bukti semena-mena yang kedua adalah dengan memberi diskon 50% atas transaksi yang gagal. Namun, oleh BPR KS dilakukan koreksi dengan harapan mitra mau menjual ulang token PLN Pra Bayar. Namun, belakangan tidak memberi diskon kembali sedang pendebetan atas transaksi gagal masih terus dilakukan.

Menurut saya gagal di sini adalah setelah time out melakukan transaksi PLN Pra Bayar hasil reprint resi tidak bisa dilakukan. Ini sesuai dengan pengumuman di website-nya http://www.aksesplus.co.id/index.php?page=beritaDetail&id=102. Namun, ternyata walaupun setelah transaksi tidak bisa reprint resi sering kali saldo masih tetap terdebet di kemudian hari tanpa adanya pemberian nomor token. Sehingga, mitra hanya membayar sesuatu yang tidak diperolehnya kecuali jika melakukan pengaduan. Itu pun juga memakan waktu yang lama.

Kejadian ini ternyata menimpa hampir seluruh rekan-rekan sesame mitra Akses+ BPR KS. Oleh karenanya melalui forum terbuka ini dan dilandasi itikat baik (setelah komplain tidak pernah direspon dengan cepat), kami meminta agar diberi kepastian gagal atau suksesnya transaksi. Jangan ada lagi koreksi yang tidak jelas dan tidak bisa dirunut.

Demikian pengaduan dan keluh kesah kami.

Soesanto
HP 085787764523

Sumber : http://suarapembaca.detik.com/read/2010/09/30/094430/1451972/283/bpr-ks-mengambil-uang-mitra-dengan-cara-koreksi-sepihak

Sabtu, 04 September 2010

Report Telat dan Tidak Lengkap dari Akses BPRKS

AKSES BPRKS
Report Telat dan Tidak Lengkap dari Akses BPRKS
Minggu, 5 September 2010 | 07:33 WIB

Selamat pagi saya pemakai layanan loket AKSES produk BPRKS, sudah hampir dua tahun saya menggunakan layanan AKSES untuk loket pembayaran rekening listrik dan telepon. Namun demikian report dari pihak BPRKS selalu ada yang bolong entah satu hari ataupun dua hari yang jika di total ada sekitar 7 hari bolong dalam seminggu. Maksud saya kami butuh untukmencocokan dengan pembukuan yang kami pegang sehingga tidak ada rasa curiga kalau rekening saldo(deposit) saya raib entah kemana. Selama ini yang saya lakukan adalah berkomunikasi by phone dgn no 02285250000 dan setelah kami hitung2 ternyata berat di ongkos nelepon. Untuk itu lewat Surat Pembaca Kompas.com ini saya memohon kepada pihak BPRKS agar memperhatikan kebutuhan nasabahnya, minimal ada solusi komunikasi misalnya lewat email. Selama ini karyawan pun kayaknya banyak keluar masuk karena gonta ganti terus. Saya tunggu jawabannya. Sekedar informasi saya sudah capek berkeluh kesah kepada CS nya tapi ya itu tadi terkendala dgn seringnya gonta ganti personel yang menghambat keluhan saya tidak bisa ditindaklanjuti.

Dadan Hamdani
Jalan Veteran no 78 06/III
Kuningan - JABAR

sumber : http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/16267

Kamis, 19 Agustus 2010

BPRKS Tak Bosan Mengambil Uang Nasabah Secara Ilegal

Program Akses,BPR KS (BPR KARYAJATNIKA SADAYA) kebiri tabungan ane gan
Gan saldo tabungan deposit ane di kebiri gan

===================serius on ===========================
Saya gak tau lagi harus ngadu ke siapa.

Saya mengadakan kerjasama dengan sebuah Bank BPR KS dalam pembayaran payment point.
Dalam hal ini terjadi masalah dalam pembayaran TOKEN LISTRIK (PLN PRABAYAR), dimana terjadi pengurangan saldo atas transaksi yang gagal.

Pada tanggal 14 Mei 2010, pelanggan kami melakukan pembelian voucher listrik, namun transakasi tersebut gagal, dan seharusnya tidak mengurangi saldo tabungan saya.

Pada keesokan harinya saya mencetak mutasi rekening transaksi pada tanggal 14 Mei, dan tidak terjadi pengurangan saldo.

Kemudian pada tanggal 18 Mei 2010, pihak bank yang berna Ibu Indah (saya kurang begitu jelas mendengar namanya ) menghubungi kami bahwa transakasi gagal tersebut di nyatakan berhasil dan mengurangi saldo rekening saya, dimana pengurangan saldo rekening diakukan pada tanggal 17 Mei 2010.
Kebetulan sekali mutasi rekening untuk tanggal 17 Mei 2010 belum saya terima karena belum dikirim pihak bank melalui e-mail.

Yang menjadi masalah adaah bagaimana mungkin transaksi yang gagal di tanggal 14 Mei, di nyatakan berhasil pada tanggal 17 Mei 2010, setelah 3 hari transaksi berlangsung. Sedangkan no token (pin) dari voucher tersebut keluar setelah 3 hari transkasi dimana pembeli sudah tidak membutuhkannya lagi.
Pada saat transaksi berlangsung saya selalu mengalami kesulitan menghubungi pihak bank mealui telepon. bahkan sampai ber jam jam saya mencoba menelpon hanya mesin yang menjawab.

Pihak bank BPR KS tersebut mengatakan masalah dari PLN, tetapi saya mencoba meminta contact person dari pihak PLN pun agar saya dapat membantu menyelesaikan masalah ini masih belum dapat mereka berikan, ketika saya menerima mutasi rekening tanggal 17 Mei , saya melihat saldo saya mengalami pengurangan (atas transaksi yang gagal pada saaat 14 Mei 2010)

Dan kejadian seperti ini tidak hanya berlangsung 1x saja, tetapi sudah berulang kali dan mereka tidak mau bertanggung jawab atas pengurangan saldo rekening saya.

Saya berharap pihak Bank BPR KS, khususnya pada divis EDC (Akses) memperhatikan keluhan saya, karena saya sudah berhari hari menghubungi kantor BPR KS melalui telepon namun hanya mesin penjawab yang menerima telepon.

============================serius off ======================

Disini ada yang kerja di bank BPR KS khususnya bagian EDC (Akses) gak gan...di mohon bantuannya ada cendol nih gan

sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4157776

Minggu, 04 Juli 2010

Akses+ BPRKS, Tolong Kembalikan Uang Saya !

Bagi pengusaha kecil atau UMKM, uang puluhan ribu apalagi ratusan tentu sangat berharga bagi saya. Apalagi UMKM seperti saya yang berusaha dalam bidang pembayaran online (PPOB). Keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar sedang modal atau deposit yang dibutuhkan sangat besar.


Jika kita tidak mau menyetor uang ke Bank tiap hari dibutuhkan modal yang tidak sedikit dengan perbandingan keuntungan dan modal bisa sampai 1 : 200 artinya untuk mendapatkan untung kotor Rp 100.000 diperlukan modal /deposit Rp 20.000.000. Itu yang terjadi pada saya dan juga para pengusaha PPOB lainnya. Makanya dengan kondisi ini umumnya PPOB tidak berdiri sendiri karena tidak akan kuat dan menguntungkan untuk dijadikan usaha pokok. Biasanya PPOB hanya menumpang pada usaha induk pemiliknya.


Bagi mereka yang tidak teliti kadang banyak sekali kondisi-kondisi yang merugikan UMKM yang bergerak dalam PPOB ini. Salah satunya adalah saya. Awalnya saya bertransaksi tanpa memperdulikan arus kas dari sisi pengurangan-pengurangan dalam rekening deposit sudah mempercayakan pada vendor layanan, dalam hal ini Akses+ BPRKS. Namun karena diberi warning oleh seorang teman dan pernah juga mengalami kejadian pengurangan saldo yang tidak jelas, maka kemudian saya menjadi lebih teliti dalam menelusuri mutasi uang / mutasi transaksi.


Nah dalam bulan April 2010, saya menemukan kejanggalan transaksi di rekening No. 157400084X pada deposit saya, berupa pengurangan deposit yang berkali-kali dengan kode transaki pembelian PLN Prabayar dan transaksi transfer Bank.


Waktu itu ada pelanggan PLN Prabayar No. 14020211497 yang akan membeli 2 pulsa PLN @ Rp 50.000 karena jaringan AKSES BPRKS dan PLN padat (8.000 lebih Mitra mengakses bersamaan, sehingga banyak keluhan mitra yang lain termasuk saya bahwa transaksi lambat dan lama akhirnya timeout dan gagal) sehingga 6 kali transaksi gagal 4 kali dan berhasil 2 kali namun deposit terpotong 4 kali padahal seharusnya hanya 2 kali, sehingga dalam hal ini saya dirugikan Rp 100.000,-. Kemudian saya melakukan transaksi transfer ke rek BPRKS lain Rp 300.000 disitu tertera gagal, namun dana terdebet sebesar Rp 300.000 (bukti lihat file transaksi di http://docs.google.com/View?id=dd8ghxtb_0c2pscdc2 ).


Berkaitan dengan hal tersebut saya meminta agar BPRKS mengembalikan dana saya sebesar nilai transaksi yang gagal namun terdebet pada rekening /deposit (Rp 100.000 + Rp 300.000) Jumlah ini bagi BPRKS sangat kecil namun bagi saya adalah sangat besar.


Kemudian menghimbau para mitra BPRKS agar senantiasa selalu mengecek kesesuaian transaksi gagal di history transaksi dan mutasi transaksi, karena seringkali transaksi gagal tapi saldo berkurang dan tidak dikoreksi dalam jangka waktu yang lama jika kita melakukan komplen ke Akses+ BPRKS. Dan kadang walaupun sudah komplain namun tidak pernah ditanggapi, seperti yang terjadi pada saya.


Demikian keluhan masyarakat kecil yang lemah ini disampaikan agar menjadi perhatian pihak-pihak yang peduli dan berwenang. Atas kepedulian okezone.com untuk memuat email ini diucapkan terima kasih.

Ahmad Sutardi
Ruko Nirwana AM 7 Bogor
HP : 083896431495

sumber : http://myzone.okezone.com/index.php/content/read/2010/05/14/8/2069/akses-bprks-tolong-kembalikan-uang-saya-